Meniti Pesona Syar’i di Indonesia Fashion Week 2018

0
751
YUNIA SYAR'I BY YUNIA YUYUN

Jakarta – Pesona busana syar’i tak pernah berhenti. Rasanya semua sepakat, busana  longgar dengan kerudung panjang bak rambut menjuntai itu membuat perempuan pemakainya terlihat cantik dan elegan. Pesona itu yang dipancarkan pada peragaan bertema Wonderful Syar’i  di hari kedua penyelenggaraan Indonesia Fashion Week 2018 yang digelar pada Kamis (29/3) di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta.

Sebanyak 10 perancang busana memamerkan koleksi terbaiknya. Koleksi tersebut adalah Zahwazee by Salty Jofimar, Ulya Hijab by Maia Andrean, Yunia Sar’i by Yunia Yuyun, Kamilaa by Itang Yunasz, Batik Riana by Riana Kesuma, Mustbe by Thatia, Darabira, Dian Risty, Mayesa Premium by Ida Andriansyah, dan Gita Orlin.

Sejak awal peragaan, penonton diajak meniti satu-persatu keindahan dan pesona koleksi para perancang tersebut. Warna-warna romantis, seperti baby pink, ungu muda, biru muda, hijau muda, coklat muda, abu muda, hingga salem, mendominasi peragaan ini. Gaya tumpuk dengan aplikasi ruffle, diramu menjadi gaun feminin.  Zahwazee by Salty Jofima, Darabira, dan Mayesa Premium by Ida Andriansyah, memilih warna busana seperti itu.

Berikutnya, Dian Risty, menampilkan busana syar’i yang tak biasa. Dengan tema Drama Queen, Dian menyajikan gaun-gaun hitam dramatis. Bahan hitam diselipkan bahan biru dan hijau metalik sehingga berkesan mewah. Kesan dramatis makin kental berkat bulu-bulu di bagian bawah gaun hingga jubah panjang transparan.

Sebagai pilihan, Wonderful Syar’i juga menyajikan busana muslim dari bahan batik dan jumputan yang didominasi warna oranye, coklat, hijau, dan marun. Menjemput Jumputan, menjadi fokus perancang Itang Yunasz. Motif jumputan merupakan hasil proses ikat dan celup warna pada sehelai kain. Koleksinya yang berupa gaun terusan, celana palazo, tunik, dan rok, diperkaya dengan ruffle, pleats, dan draperi di beberapa bagian.

Sementara itu, Riana Kesuma menawarkan batik elegan lewat tema Sogan Elegan.  Pada beberapa koleksi ia memaadukan batik coklat sogan dengan batik merah, sehingga terlihat lebih hidup. Dia juga memadukan rok kuning polos dengan blus batik sogan dan jubah panjang, sehingga terkesan lebih cerah.

Di ujung acara, peragaan ditutup oleh koleksi mewah karya Gita Orlin. Mengusung tema Sekar Jagad, Gita memadukan kemewahan warna salem dan biru serta batik berwarna senada. Celana palazo dan rok, berpadu manis dengan tunik hingga jaket. Aksen pita bergaya kimono mempermanis koleksinya. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here