Indonesia Fashion Model Competition Mencari Model Profesional di IFW 2018

0
224
Indonesia Fashion Model Competition 2018

Jakarta- Model merupakan profesi yang sangat menjanjikan. Di Indonesia, khususnya Jakarta, hampir setiap minggu digelar peragaan busana oleh sejumlah perancang busana dan brand. Belum lagi perhelatan mode, macam Indonesia Fashion Week (IFW), Jakarta Fashion Week (JFW), dan beberapa lainnya.

Profesi ini menjadi perhatian bagi IFW, perhelatan pekan mode terbesar di Indonesia yang digelar oleh Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia (APPMI).  Pada IFW 2018, APPMI berkolaborasi dengan Rumah Kreatif BUMN (RKB) untuk menggelar pekan mode ini. Hal ini lah yang melatarbelakangi digelarnya Indonesia Fashion Model Competition (IFMC) di IFW 2018.

Presiden IFW sekaligus Presiden APPMI, Poppy Dharsono menceritakan, kepedulian IFW pada profesi ini sudah berlangsung di tahun-tahun sebelumnya. Melalui kompetisi model yang digelar pihak lain, IFW memberikan slot tempat dan waktu. “Tahun-tahun sebelumnya, ada pihak lain yang menggelar kompetisi model. Sayang, tahun ini tidak ada kabar dari pihak tersebut. Akhirnya kami menggelar sendiri kompetisi model. Bukan karena kami ingin memiliki, tetapi kebutuhan model untuk IFW memang besar dan untuk regenerasi supaya model di IFW tidak dia lagi dia lagi,” kata Poppy.

Kompetisi IFMC 2018 didukung oleh Academy Koefia dan Fashion Legacy. Academy Koefia menyediakan juri sekaligus busana yang dikenakan para finalis IFMC pada sesi peragaan dan penjurian final di IFW 2018, Jumat (30/3). Sedangkan Fashion Legacy di bawah Lippo Mall Kemang, menyediakan tempat audisi model.

IFMC 2018 diikuti oleh 100 peserta yang datang dari berbagai daerah di Indonesia. “Dari 100 peserta, akhirnya kami pilih 24 finalis pria dan 24 finalis wanita. Semuanya sangat bagus, tetapi kami pilih tiga pemenang saja, yaitu kategori the best model untuk pria dan wanita, model paling fotogenik untuk pria dan wanita, dan model terfavorit untuk pria dan wanita,” kata Musa Widyatmodjo, juri IFMC 2018.

Akhirnya, dewan juri pun memilih Vebiantri Hananto dan Iqbal Muzaki sebagai the best model. “Saya datang dari Malang, saya tahu kompetisi ini dari agency saya. Saya harap dengan kemenangan ini dapat meningkatkan karir saya sebagai model profesional,” kata Iqbal.

Senada dengan Iqbal, Vebiantri Hananto asal Tangerang, sangat gembira dengan kemenangan ini. “Saya menapaki profesi ini dari bawah, step by step saya jalani. Ketika teman sesama model memberi tahu ada kompetisi ini, saya semangat mengikuti dan gak menyangka bisa menang,” kata Vebiantri.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here