Sejarah Kami
Suatu siang di tanggal 20 Juli 1993, di Hotel Borobudur. Dicetuskan oleh Ibu Poppy Dharsono (waktu itu Ketua APPMI), Ny. Pia Alisjahbana (dari majalah Femina dan Dewi), Bp. Harry Darsono (perancang haute couture) dengan dukungan 20 perancang busana lain yang hadir dalam pertemuan informal ini, Indonesia Fashion Week diharapkan dapat mengakomodir kebutuhan perancang busana Indonesia dalam usaha mereka mempromosikan dan memasarkan produk mode Indonesia melalui sebuah acara mode tahunan yang diliput media massa secara luas. Ruang ini juga digunakan sebagai kawah candradimuka bagi talenta baru dalam dunia mode untuk memperkenalkan sosok mereka dan karya mereka pada pasar mode yang lebih luas; kami senantiasa memperkenalkan inovasi kreativitas dan rasa baru pada industri mode kita.
Kini, APPMI mewadahi 65 anggota aktif yang terdiri dari perancang busana senior ataupun perancang busana muda dari Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Lampung, Medan dan Pontianak: keseluruhannya memiliki outlet ritel di kota-kota besar di Indonnesia. Setiap perancang busana menampilkan ciri khas pangsa pasar dan kekhususannya masing-masing—mulai dari pakaian Islami hingga pakaian kerja formal, ready-to-wear, ready-to-wear deluxe, batik buatan tangan hingga sulaman sutra (silk embroidery). Adapun kegiatan APPMI termasuk:
• FASHION TENDANCE (1993-sekarang), pagelaran mode fashion show untuk melihat potensi ke depan (forecasting).
• INDONESIA FASHION GRAND PRIX CONTEST (1995-1998), APPMI menjadi koordinator pra-seleksi pemenang tingkat nasional, di mana pesertanya terdiri dari murid-murid sekolah mode. Tiga pemenang dipilih untuk mempresentasikan karya mereka di Osaka, Jepang.
• ASIAN FASHION GRAND PRIX CONTEST (1995-1998), APPMI menjadi pendamping bagi tiga kontestan Indonesia untuk menghadiri kompetisi perancang muda internasional di Osaka, Jepang. Selain peserta dari Indonesia, ada 30 peserta lain dari 10 negara. Pemenang kompetisi yang dihelat oleh Association of Total Fashion ini memperoleh hadiah uang tunai 1 juta Yen.
• ASIA PACIFIC YOUNG FASHION DESIGNRS SHOW (1996-sekarang), setiap anggota APPMI, berusia 35 atau lebih muda, punya kesempatan untuk mempertunjukkan koleksi mereka, bersama dengan 9 perancang muda lain dari berbagai negara Asia Pasifik Hong Kong Fashion Week F/W, yang dihelat oleh Hong Kong Trade Development Council.
• APPMI juga menerbitkan artikel mode dan foto-foto mode dalam surat kabar, majalah, dan laman web.
• APPMI turut serta dalam acara mode skala internasional Bali Fashion Week (pertama kali tahun 2000), untuk mempromosikan dan memasarkan produk mode anggotanya. Bagian dari agenda keikutsertaan tahunan.
• APPMI telah menghelat banyak panggung mode penting seperti Men’s Fashion Trend, Traditional Tie Dye, Teen’s Fashion Trend, Atlanta Olympic Uniform Contest for Indonesian Athletes (sponsored by Citibank), juga menyediakan kostum-kostum bagi para artis dalam acara “Gebyar BCA” yang disiarkan oleh Indosiar.
• INDONESIA FASHION WEEK (2011-sekarang) gerakan mode dan acara dagang mode terbesar di Indonesia.
Kita sambut milenium baru ini dengan positif, dengan lebih banyak lagi kegiatan penelitian dan pengembangan. Akan kita gali lagi potensi bakat yang masih terpendam. Semua ini dilakukan sebagai bentuk pengabdian pada masyarakat melalui kegiatan dunia mode Indonesia.